Malanove

Just Keumala with Love

Memasak Rembulan

Malam itu
Aku memasak rembulan
Dengan embun di dalam dada
Aroma cahaya pun terasa
Mengantarkan rinduku
Ke doa-doa

Malam itu
Benar-benar purnama
Sampai mataku menemukan
Negeri sunyi
Yang penuh tanda tanya

Malam itu
Aku memanggil-manggil diri sendiri
Dengan bahasa gerimis
Dan rintiknya melukis
Di dinding hati

Malam itu, Tuhan
Aku memasak rembulan
Dengan ayat-ayatMu
Aku terlantar, larut dalam percumbuan

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: