Malanove

Just Keumala with Love

Sekilas Lensa Museum Aceh

Setelah pulang dari english club, bosan juga balik ke kos.. gak tau mau ngapain..

(mikir sambil pejam mata)….yang punya keluarga dekat pasti jalan-jalan dengan keluarganya, yang punya pacar pasti jalan-jalan sore sama pacarnya,

nah lhoo, yang gak punya siapa-siapa seperti diri ini??walah…sendiriii..(jomblo lah ini ceritanyaaa..heheheee…..)

akhirnya demi melampiaskan rasa jenuh selama sminggu ini, mumpung belum ada yang ‘someone’ yang menemanii, hheehe… go around to Banda Aceh city..ke museum dan makam Syiah Kuala…!!

uups, jadi malu, sebenarnya belum pernah kesana sebelumnya…tapi untung ada kawan yang berbaikk hati….bisa juga mampir sebentar..

ini dia sedikit jeprat-jepret gambar di Museum Aceh ala anak kos (lho?)hehe…

Full Rumoh Aceh's Picture

in Front of Rumoh Aceh

Lagak diatas geureubak/peudati..hehe

kalo gambar yang diatas, adalah geureubak/ peudati (gerobak). Merupakan angkutan tradisional yang digerakkan dengan tenaga lembu atau manusia..

Stay cool!

Lesung Padi

Nah, yang ini tau kan? lesung padii.. lensung padi yang tradisional. kalo yang modernnya sih pake threser…hmm, ya ya ya..

krong pade

Krong pade erupakan lumbung padi dari anyaman kulit dengan ukuran tinggi 124 cm dan diameter 193 cm. Krong pade ini dapat diisi sekitar 3,5 ton padi kering. Bagian dalamnya dilapisi tikar daun pandan. Fungsinya adalah tempat penyimpanan padi-gabah kering dan biasanya diletakkan dibawah rumah yang menyerupai balai.

Peureulak Boom

Panjangnya 250 cm, tingginya 134 cm, tebal 7 cm. Bawah panjang 352 cm, lebar 160 cm, tebal 8 cm. Merupakan dari papan jenis kayu keras hutan Aceh yang menjadi andalan untuk bahan pembuatan kapal tradisional masyarakat Aceh. Waaah.mantap kan?kayunya tebal lhooo…ckckk

Kohler Boom

Hayyyoo, kenapa namanya Kohler?Kenal Kohler kan?..yup… Kohler adalah panglima perang Belanda di Aceh. Jenderal Kohler ini ditembak mati oleh perjuang Aceh pada tanggal 14 April 1873. Pohon ini berdiameter 130 cm, tebal 9,5 cm dan dalam keadaan terpecah.  Merupakan potongan kayu geulumpang yang dahulu tumbuh disisi utara mesjid Raya Baiturrahman. Oke..coba deh lebih teliti kalau jalan-jalan di Masjid Raya Baiturrahman…You can see where it is^^

kalo gedung yang ini, belum tau isinya apa aja di dalam. belum sempat masuk. Soalnya, saat pergi kesana, museumnya keburu tutup!hehe…maybe another time..

oc, that’s all…lumayanlah membuka cakrawala sedikit tentang museum Aceh. kapan-kapan kalau ada kesempatan, akan banyak lagi gambar dan tulisannya….hehe,😀

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: