Malanove

Just Keumala with Love

Balada Akhir Tahun

Bulan terakhir di tahun ini,

Aku dilanda kesedihan mendalam..

Tentang ia yang telah pergi…

Tinggalkanku sendiri jalani hidup

 

Hujan berkejaran basahi bumi

Deras…

Sederas air mataku kini

Duduk menyendiri di tengah sepi,

Terkenang akan bunda mutiara hati

 

Kalbuku yang berkabut,

Buatku semakin kalut..

Kala aku ditimpa hidup yang penuh kemelut,

Aku pun jadi pengecut..

 

Meratap penuh harap,

Akankah bunda disini?

Bundaku curahan hati,

Bundaku sandaran hati

 

Tak sanggup ku langkahi kerikil kefanaan ini,

Tanpa bunda disisiku…

Tanpa bunda yang mampu obati dukaku

Pemberi semangat cita dan cintaku

 

Ia kembali ke tempat yang bahagia,

Tinggallah aku disini menyesali hal yang sia-sia

Mengapa harus begitu cepat ?

Aku belum berikan apa-apa !

Meski tak sebanding pengorbananmu

Bunda…

Aku masih ingin buat kau tersenyum…

 

Kini, tak ada lagi raga yang begitu tangguh,

Hanya ada kenangan yang tertinggal

Meski ku harus menahan tangis dengan topeng keceriaan,

Bohongi rasa dengan kekuatan hati,

Dan jalani hari-hari tempuh semangat purnama baru

 

Tetaplah bersinar bunda,

Berikan sedikit cahaya keteguhan hatimu untukku,

Agar aku bisa mencintai dan dicintai…

 

Walau kau telah tiada,

Tapi kau tetap hidup di hatiku…

Disetiap darahku yang mengalir…

Ya, ia bundaku…

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: